Kebumen - Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Relawan Garuda Merah Putih Gombong mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai presiden dan wakil presiden. Sekitar 500 masyarakat hadir dalam deklarasi yang digelar di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kebumen, Minggu (8/6).

Sejumlah tokoh masyarakat Gombong hadir memberikan dukungan antara lain, Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kedu R Soenarto, owner Grafika Group Liem Kuswintoro, tokoh agama KH Riyanto, Rusminingsih, mantan anggota DPRD Kebumen dari PDI-Perjuangan yang juga kakak kandung mantan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih.

Hadir pula Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Brigjen (Purn) Mutanto dan Koordinator Tim Pusat Wilayah Kebumen-Purworejo Marska (Purn) Eko Edy Santoso. Sebelum deklarasi juga dilakukan orasi antara lain oleh Penasenat Relawan Garuda Merah Putih juga pengusaha Subono HK, KH Riyanto, Eko Edy Santoso, Herwin Kunadi, dan Ngadino.

Selain itu peserta deklarasi juga memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Hatta melalui penandatangan massal. Acara dimeriahkan oleh penampilan penyanyi campursari Cak Diqin dan Nyimut Sri Lestari yang menyanyikan Album Campurasi "Prabowo-Hatta Pilihan Kita".

Dalam orasinya, pengusaha muda Herwin Kunadi menegaskan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan sosok yang berani. Selama ini, pemimpin hanya bisa menjual aset negara, bahkan sebagian wilayah NKRI sudah berpindah ke negara lain. "Ini menjadi tanggung jawab generasi muda dengan harus memilih pemimpin yang tegas, bagi diri sendiri, negara dan bangsa lain. Supaya bangsa Indonesia tidak hanya menjadi robot dan boneka bangsa lain," ujarnya menyebutkan situasi kondisi bangsa tersebut yang membuat dirinya terpanggil ikut mensukseskan Prabowo-Hatta.

Ketua Relawan Garuda Merah Putih Gombong Mundir Hasan menambahkan, para relawan yang mengikuti deklarasi berasal dari lintas sektoral, mulai tokoh muda, penggerak budaya, tokoh agama, lintas parpol, termasuk anggota ormas. Termasuk tidak sedikit kaum nahdliyin kultural yang ikut mendukung dan menjadi relawan.

"Ini memecahkan anggapan bahwa seolah-olah warga NU itu hanya mendukung Jokowi-JK," ujarnya seraya menyebutkan sejumlah unsur lain meliputi, tukang ojek, tukang bangunan, pensiunan, pedagang kaki lima ikut hadir mendukung Prabowo.[]

Sumber :  suaramerdeka.com