Jakarta – Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo atau yang biasa disapa Bamsoet akhirnya resmi memimpin Komisi III. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purbalingga itu menggantikan rekan satu fraksinya Aziz Syamsudin.

Bamsoet ditunjuk menjadi Ketua Komisi III berdasarkan SK bernomor SJ.00.708/FPG/DPRRI/I2016 tentang Penetapan Susunan dan Keanggotaan Fraksi-Fraksi dalam Alat Kelengkapan DPR RI dari FPG DPR RI yang ditandatangani Setya Novanto, selaku Ketua Fraksi Partai Golkar.



Adapun Aziz bertukar tempat Bamsoet menjadi Sekretaris Fraksi Partai Golkar. Pelantikan Bamsoet dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di ruang rapat Komisi III Gedung Nusantara II Komplek Parlemen, Senin (25/1).

Sempat ada yang mempersoalkan keabsahan surat Novanto lantaran Golkar secara institusi tak mengantongi SK Menkum HAM, dan surat pergantian Bamsoet tidak ditandatangani Sekretaris Fraksi Golkar. Namun Fadli menegaskan pergantian itu tetap sah.

”Saya kira sesuai mekanisme yang ada, sekarang ketua komisi III Pak Bambang Soesatyo. Mudah-mudahan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Fadli usai pelantikan.

Menurutnya, pergantian pimpinan komisi itu sepenuhnya kewenangan fraksi, pimpinan DPR tidak ikut campur dengan konflik di partai maupun fraksi masing-masing. ”Sudah sejak 10 Januari saya teken (surat pergantian pimpinan Fraksi Golkar). Kita tidak campuri urusan partai masing-masing,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Terkait latar belakangnya ekonomi bukan Hukum, HAM, dan Keamanan yang dibidangi Komisi III, Bamsoet yakin tidak akan jadi masalah. Lagipula, kata Bamsoet, dirinya telah enam tahun berada di Komisi III.[]

Sumber : suaramerdeka.com