Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita Foto » Penataran P4 Masih Relevan untuk Generasi Muda dalam Membentuk Karakter Berideologi Pancasila

Penataran P4 Masih Relevan untuk Generasi Muda dalam Membentuk Karakter Berideologi Pancasila

(76 Views) June 19, 2023 8:06 am | Published by | No comment

SAMPAIKAN PAPARAN: Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Golkar, Panggah Susanto (tengah), menyampaikan paparan pada acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Balai Desa Madalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Selasa (23/5/2023).

PURWOREJO – Program Penataran Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) menjadi salah satu strategi penguatan pendidikan karakter Pancasila. Karena itu, menghidupkan kembali Penataran P4 sangat perlu sebagai dasar pemahaman Pancasila. Namun, program tersebut perlu dikemas lebih modern agar lebih mudah dipahami dan diterima oleh siswa sekolah, mahasiswa, dan masyarakat umum jaman sekarang.
“Perlu dipertimbangkan untuk menghidupkan kembali Penataran P4 untuk generasi muda. Dengan gaya jaman now yang bersinergi dengan teknologi masa kini. Itu agar lebih diterima dan aplikatif,” ungkap anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Golkar, Panggah Susanto saat menjawab pertanyaan Mohammad Ichsan dari mahasiswa tentang masih relevankah penggiatkan kembali Program P4 pada Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Selasa (23/5/2023) lalu.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika dilaksanakan di Balai Desa Madalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Peserta yang hadir sekitar 150 orang yang berasal dari kader Golkar, Relawan PGS, dan tokoh masyarakat.
Lebih lanjut Panggah mengemukakan penanaman idoelogi Pancasila membutuhkan proses yang panjang dengan beraneka strategi. Hal itu agar benar-benar mengakar dalam jiwa seseorang. Karena itu, banyak strategi yang harus diterapkan pemerintah dan semua stakeholder agar mampu membentuk karakter Pancasila dalam jiwa masyarakat Indonesia.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari realitas sosio-kultural masyarakat Indonesia sejak lama. Jangan sampai hilang dan sirna. Dengan Penataran P4, kehadiran Pancasila diletakkan pada titik awal dan menjadi acuan perjalanan pencarian ilmu serta penciptaan karya selanjutnya,” terang Panggah.
Dalam kesempatan itu, salah satu peserta diskusi, Dewi Sulistyowati dari Relawan Panggah Guyup Saklawase (PGS) juga mengajukan pertanyaan seputar menanamkan wawasan nusantara untuk kalangan anak muda di era melineal ini.
Menanggapi pertanyaan itu, Panggah Susanto menyatakan tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini generasi muda memiliki wawasan kebangsaan yang terbilang kurang. Jika terus dibiarkan maka rasa cinta kepada negara dan jiwa nasionalisme anak muda akan semakin luntur. Agar hal itu tidak terjadi, Panggah Susanto menilai peran orang tua sangat penting untuk meningkatkan wawasan kebangsaan pada anak.
“Tentu saja dengan cara memerikan gambaran wawasan nusantara dengan baik, memperbanyak baca buku sejarah, menyekolahkan di tempat yang tepat, dan membangun karakter anak sejak dini,” kata Panggah.
“Orang tua harus memahami apa saja cara meningkatkan wawasan kebangsaan pada anak,” sambung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu. (MPO-JTG)

Categorised in:

No comment for Penataran P4 Masih Relevan untuk Generasi Muda dalam Membentuk Karakter Berideologi Pancasila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *